Medan – Nasionaldetik.net
Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Medan, menjadi ruang pertemuan yang hangat dan penuh keakraban, Kamis (12/2/2026).
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menjamu para pemangku kepentingan dalam Jamuan Makan Siang bersama Partnership for Sustainable Development in Medan.
Pertemuan ini menjadi ruang dialog santai yang sarat makna, mempertemukan pemerintah, dunia usaha, dan mitra strategis pembangunan kota.
Di tengah suasana kekeluargaan, perbincangan mengalir ringan namun substansial, jamuan makan siang tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan Kota Medan yang berkelanjutan.
Tawa dan diskusi hangat mewarnai pertemuan sembari para tamu menikmati hidangan yang disajikan.
Dalam sambutannya, Rico Waas mengatakan, kemajuan sebuah kota tidak dapat dipisahkan dari peran aktif dunia usaha dan tenaga kerja. Ia menyampaikan, Pemko Medan berkomitmen menjaga iklim usaha yang kondusif, termasuk memastikan setiap persoalan hubungan industrial antara perusahaan dan pekerja dapat dimediasi secara profesional oleh Dinas Ketenagakerjaan.
Rico Waas juga memaparkan capaian positif di sektor investasi, ia menyebut target investasi Kota Medan pada tahun sebelumnya sebesar Rp7 triliun justru terlampaui signifikan, dengan realisasi mencapai Rp14,5 triliun hingga triwulan keempat.
Capaian tersebut menjadi indikator meningkatnya kepercayaan investor terhadap stabilitas dan prospek ekonomi Kota Medan.
“Iklim investasi di kota ini mulai menggeliat kembali, ada kepercayaan dari para pengusaha untuk menanamkan modalnya di Medan, ini peluang sekaligus tantangan bagi kita untuk menjaga keseimbangan antara investasi, perusahaan, dan tenaga kerja,” kata Rico Waas di hadapan Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, konsul negara sahabat, Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, serta para pemangku kepentingan lainnya.
Selain mendorong investasi, Rico Waas juga menekankan pentingnya tanggung jawab sosial perusahaan. Ia mengapresiasi perusahaan-perusahaan yang tidak semata berorientasi pada keuntungan, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap perlindungan tenaga kerja melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), khususnya dalam jaminan sosial ketenagakerjaan.
Dalam konteks perlindungan sosial, Rico Waas mengungkapkan bahwa Pemko Medan bersama BPJS Ketenagakerjaan telah menyalurkan berbagai santunan bagi pekerja dan keluarga yang tertimpa musibah.
Santunan kematian mencapai sekitar Rp42 juta per kasus, bahkan pada kondisi tertentu disertai beasiswa pendidikan bagi anak hingga jenjang perguruan tinggi dengan total manfaat mencapai ratusan juta rupiah.
Sebagai penutup sambutannya, Rico Waas mengajak seluruh elemen, baik perusahaan nasional maupun penanaman modal asing (PMA), untuk terus berkontribusi dalam pembangunan Kota Medan.
Ia menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi yang kuat harus berjalan seiring dengan kepedulian sosial demi kesejahteraan masyarakat.
Di kesempatan itu, Kota Medan juga menerima Piagam Penghargaan Paritrana Award Tahun 2025 tingkat Provinsi Sumatera Utara sebagai Juara II Kategori Pemerintah Kabupaten/Kota.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Medan Kota Jefri Iswanto kepada Rico Waas, disaksikan para undangan.
Selain itu, Rico Waas turut menyerahkan penghargaan kepada 16 perusahaan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif dalam program CSR Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Tahun 2025. Penghargaan ini menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam membangun Kota Medan yang inklusif, berdaya saing, dan berkeadilan sosial.
Ardiansyah Ginting.
Editor: Nur Kennan Tarigan .





































