TNI, Doa, dan Cara Baru Negara Hadir di Desa

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:15 WIB

5018 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LANGKAT |
Di Desa Pasar Rawa dan Dusun Kelantan Luar, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, kehadiran negara tidak hanya tampak dari proyek jalan dan jembatan. Di sela pembangunan fisik TMMD ke-128, ada ruang lain yang dibuka: rumah warga, doa bersama, dan pertemuan tanpa sekat.

Personel Yon TP 907/Dewa Shahdan yang tergabung dalam Satgas TMMD rutin menggelar yasinan dan doa bersama warga di sejumlah rumah, termasuk di kediaman Sunarmin dan Zakaria. Di ruang sederhana itu, warga dan prajurit duduk berdampingan, melantunkan ayat suci dan berbincang setelahnya.

Tidak ada panggung, tidak ada jarak formal. Yang tersisa hanya percakapan pelan di antara pekerjaan negara yang sedang berlangsung di luar rumah.
Komandan SSK TMMD ke-128, Letda Inf M. Rezky, menyebut kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat kebersamaan dengan masyarakat sekaligus memohon kelancaran program di lapangan.
“Selain bekerja, kami juga ingin membangun kedekatan dengan masyarakat,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

Di luar penjelasan resmi itu, kegiatan seperti ini memperlihatkan dimensi lain dari TMMD: pembangunan tidak hanya berlangsung dalam bentuk infrastruktur, tetapi juga dalam hubungan sosial yang dibangun secara perlahan di tingkat desa.

TMMD ke-128 di Pasar Rawa sendiri mencakup pembangunan jalan, jembatan, serta berbagai fasilitas dasar lainnya. Namun di sela proyek yang terukur dalam meter dan volume pekerjaan itu, hadir ruang-ruang kecil yang tidak masuk dalam laporan fisik: rumah warga, lantunan doa, dan interaksi yang lebih personal.

Bagi sebagian warga, kehadiran TNI dalam ruang seperti ini menghadirkan bentuk kedekatan yang berbeda. Tidak hanya sebagai pelaksana pembangunan, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari desa.

Di Pasar Rawa, negara hadir dalam dua wajah sekaligus: melalui alat berat di jalan, dan melalui doa bersama di ruang tamu warga. Dan di antara keduanya, pembangunan menemukan bentuknya yang paling sederhana—pertemuan.(red)

Berita Terkait

Rekanan Mitra PT. Agrinas Palma Nusantara Berikan Penjelasan Regulasi SOP Pelaksana Agar Masyarakat Paham dan Tidak Diadu Domba
Masih Banyak Sampah Berserakan Di Lingkungan Masyarakat Batanghari 
Dipimpin Dede Hadade Lubis, SATMA PC GM FKPPI 0201/Medan Khidmat Ikuti Ziarah HUT ke-48 di TMP Bukit Barisan
Jurnalis Jambi Gelar Doa Untuk Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda
IKATAN JURNALIS TELEVISI INDONESIA (IJTI)* 
Kurangnya Mematuhi Kebersihan Masih Ada Tumpukan Sampah Di Depan  Dinas Kesehatan Batanghari 
Tangkap Terduga Pencuri Sawit, Kuasa Hukum Pertanyakan Cium Kejanggalan Penetapan Tersangka 3 Security 

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:51 WIB

Wujud Nyata “Polisi Bersama Masyarakat”, Polres Sergai Lakukan Bedah Rumah Seorang Bilal Mayat di Perbaungan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:16 WIB

Razia Narkoba di Pekanbaru, Dua Pria Diamankan Positif Metamfetamin

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:02 WIB

Bapas Kelas I Medan Gelar Sidang TPP Bahas 96 Usulan Litmas Integrasi dan Peradilan Anak

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:30 WIB

​Antusiasme Tak Surut, Dapur Umum DPC GRIB Jaya Medan Terus Dibanjiri Warga Penerima Manfaat

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Hari Ini di TVRI Sumut: Dr. Andi & Dr. Tarmidi Kupas Tuntas Cara Melindungi Anak dari Kekerasan

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Tantangan Jurnalisme Online di Era Digital : Regulasi, Keberanian Bersuara, dan Integritas Pers

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Gedung Sekolah Direvitalisasi, SDN 05 Pekayon dan SMPN 91 Jakarta Kini Lebih Nyaman untuk Belajar

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Mengalirkan Keberkahan di Masjid Jamik Kebun Bunga: Kebaikan Abel, Reza, dan Fadhil Hidupkan Tradisi Buka Puasa Sunnah

Berita Terbaru