MENYULUR AIR, MEMBASUH DAHAGA PASAR RAWA

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:11 WIB

5016 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LANGKAT|
​Di bawah bayang-bayang krisis air bersih menahun, warga pesisir Langkat kini bersiap menyambut fajar baru. Sebuah proyek sanitasi dan sumur bor garapan TNI dan warga memasuki fase krusial dua hari menjelang ketukan palu terakhir.

Bagi masyarakat Desa Pasar Rawa dan Kelantan Luar di Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, air bersih selama ini adalah sebuah teka-teki yang sulit dipecahkan. Hidup berdampingan dengan garis pantai, mereka dikepung oleh air yang melimpah, namun tak bisa direguk.

Air tanah di sana payau, pekat, dan asin. Saban kemarau datang menyengat, warga terpaksa berkompromi dengan keadaan: mengonsumsi air seadanya atau merogoh kocek lebih dalam demi jeriken-jeriken air bersih.

​Kini, ironi di tanah pesisir itu coba dipatahkan. Lewat program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128, Kodim 0203/Langkat mengambil langkah konkret yang langsung menyasar urat nadi kebutuhan warga: membangun instalasi sumur bor air bersih dan bilik-bilik Mandi, Cuci, Kakus (MCK) yang layak.

​Waktu kian merambat sempit. Dua hari menjelang penutupan resmi program, ritme kerja di lokasi proyek justru naik berlipat ganda. Riuh deru mesin bor kini berkelindan dengan ayunan cangkul warga dan personel TNI yang berkejaran dengan tenggat waktu.

​Fokus utama kini tertuju pada detail-detail teknis penyelesaian akhir. Di satu sudut, beberapa prajurit dengan cekatan merekatkan sambungan pipa-pipa paralon, memastikan aliran air dari perut bumi mengalir mulus tanpa bocor menuju bak penampungan. Di sudut lain, semen-semen basah diratakan pada dinding MCK, sementara daun-daun pintu mulai dipasang pada tempatnya.

​”Fasilitas sanitasi dan air bersih ini adalah fondasi paling mendasar bagi kesehatan masyarakat,” ujar Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0203/Langkat, Kapten Inf Supriadi, di tengah riuhnya aktivitas lapangan. Ia menegaskan, percepatan pembangunan di sisa waktu dua hari ini sama sekali tidak boleh mengorbankan kualitas fisik bangunan. “Target kami, begitu program ini ditutup, keran-keran air sudah harus langsung mengalir deras ke wadah-wadah milik warga.”(Red)
​Urgensi proyek ini pulalah yang menggerakkan warga lokal untuk menolak menjadi penonton pasif. Di bawah sengatan matahari pesisir yang membakar kulit dan debu yang beterbangan, para pria setempat bahu-membahu mengangkut material pasir dan batu. Sementara itu, kaum perempuan sibuk memastikan dapur umum terus mengepul, memasok energi bagi para pekerja. Goyong royong yang cair ini menjadi bahan bakar utama yang menjaga asa desa tetap menyala.
​Bagi warga Pasar Rawa, deretan bilik MCK baru dan menara tandon air yang mulai menjulang bukan sekadar simbol infrastruktur pedesaan. Di balik dinding-dinding batako itu, ada harapan baru untuk memutus rantai penyakit akibat sanitasi yang buruk, serta menyudahi ketergantungan panjang pada air payau yang membelenggu hidup mereka selama bergenerasi.

​Dua hari lagi, upacara penutupan akan digelar. Namun bagi desa di tepian laut ini, kemenangan sejati ditandai oleh bunyi gemercik pertama dari air bersih yang jernih, yang siap membasuh dahaga menahun di tanah mereka.(Red)

Berita Terkait

Rekanan Mitra PT. Agrinas Palma Nusantara Berikan Penjelasan Regulasi SOP Pelaksana Agar Masyarakat Paham dan Tidak Diadu Domba
Masih Banyak Sampah Berserakan Di Lingkungan Masyarakat Batanghari 
Dipimpin Dede Hadade Lubis, SATMA PC GM FKPPI 0201/Medan Khidmat Ikuti Ziarah HUT ke-48 di TMP Bukit Barisan
Jurnalis Jambi Gelar Doa Untuk Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda
IKATAN JURNALIS TELEVISI INDONESIA (IJTI)* 
Kurangnya Mematuhi Kebersihan Masih Ada Tumpukan Sampah Di Depan  Dinas Kesehatan Batanghari 
Tangkap Terduga Pencuri Sawit, Kuasa Hukum Pertanyakan Cium Kejanggalan Penetapan Tersangka 3 Security 

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Akses Jalan yang Dinanti Warga Sibongkaras Mulai Terbuka, Ini Progres TMMD ke-130

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Pantang Berhenti Sebelum Tuntas, Satgas TMMD ke-130 Genjot Pembukaan Jalan Sibongkaras

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Di Balik Deru Alat Berat, Satgas TMMD ke-130 Berjuang Membuka Akses Sibongkaras

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Rumah Paian Berutu Dipermak Satgas TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi, Progres Pembangunan Capai 70 Persen

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Rumah Nenek Rukun Berutu Kini Berubah, Satgas TMMD ke-130 Wujudkan Harapan Hunian Layak

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:39 WIB

Rumah Nenek Rukun Berutu Kini Berubah, Satgas TMMD ke-130 Wujudkan Harapan Hunian Layak

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Dari Apel Pagi Menuju Sibongkaras, Satgas TMMD ke-130 Mantapkan Kesiapan Membangun Desa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:23 WIB

Rumahnya Mulai Dibongkar, Ibu Temsi Berutu Bersyukur atas Kepedulian Satgas TMMD Ke-130

Berita Terbaru