PNIB : Kaji Ulang Kenaikan BBM, Usut Tuntas Dalang Korupsi MBG yang Rugikan Rakyat dan Stabilkan Rupiah Harga Mati!

REDAKSI NASIONAL DETIK

- Redaksi

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:50 WIB

5048 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, – NasionalDetik.Com –
Ketua Umum Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB), AR Waluyo Wasis Nugroho atau Gus Wal, mendesak pemerintah untuk segera mengambil langkah nyata dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional, terutama terkait pelemahan nilai tukar rupiah, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), serta dugaan penyimpangan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berpotensi merugikan rakyat.11/07/2026

Gus Wal menegaskan bahwa kondisi ekonomi rakyat tidak boleh menjadi korban dari lemahnya tata kelola kebijakan maupun kepentingan kelompok tertentu. Menurutnya, pemerintah memiliki kewajiban konstitusional untuk memastikan kebijakan ekonomi berpihak kepada kepentingan masyarakat luas.

“Rupiah harus distabilkan, daya beli rakyat harus dijaga. Jangan sampai rakyat kecil kembali menjadi pihak yang paling menderita akibat gejolak ekonomi. Negara harus hadir dengan kebijakan yang nyata, bukan sekadar wacana,” tegas Gus Wal.

Ia menyampaikan bahwa kenaikan harga BBM harus dikaji secara serius karena memiliki efek domino terhadap berbagai sektor kehidupan masyarakat. Kenaikan BBM, menurutnya, berpotensi memicu peningkatan biaya transportasi, harga kebutuhan pokok, serta memperberat beban ekonomi masyarakat yang saat ini masih menghadapi berbagai tekanan.

“BBM bukan sekadar angka di pompa bensin di SPBU. Ketika harga BBM naik, yang terdampak adalah petani, pedagang, pekerja, nelayan, dan seluruh lapisan masyarakat. Jangan membuat kebijakan yang menambah penderitaan rakyat,” ujar Gus Wal.

Selain persoalan ekonomi, PNIB juga mendesak agar pemerintah dan aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan praktik korupsi maupun penyimpangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sampai tuntas beserta dalangnya. Gus Wal menilai setiap bentuk korupsi dalam program yang menyangkut kebutuhan dasar rakyat merupakan tindakan yang tidak dapat ditoleransi.

“MBG adalah program yang menggunakan uang rakyat dan ditujukan untuk kepentingan rakyat. Kalau ada pihak yang bermain, mengambil keuntungan pribadi, atau menyalahgunakan anggaran, harus ditindak tegas. Jangan sampai cita-cita meningkatkan gizi anak bangsa justru menjadi ladang bancakan,” katanya.

Gus Wal mengingatkan bahwa korupsi terhadap program publik bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga persoalan moral dan pengkhianatan terhadap amanah masyarakat.

“Jangan ada yang bermain-main dengan nasib rakyat. Korupsi yang merugikan masyarakat harus dilawan tanpa pandang bulu. Aparat harus berani bertindak, jangan hanya tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas,” tegasnya.

Ketua Umum PNIB itu juga meminta pemerintah memperkuat pengawasan terhadap seluruh program strategis nasional agar benar-benar berjalan sesuai tujuan awal. Ia menilai transparansi dan akuntabilitas merupakan kunci agar kebijakan negara tidak kehilangan kepercayaan publik.

“Rakyat membutuhkan kepastian, bukan ketidakpastian. Stabilitas ekonomi harus dijaga, harga kebutuhan pokok harus dikendalikan, dan uang negara harus kembali sepenuhnya untuk kepentingan rakyat,” pungkas Gus Wal.

(Red)

Berita Terkait

Antoni Silaban: Kekompakan Keluarga Besar PPBJS Adalah Modal Utama Melahirkan Generasi Unggul di Perantauan
Ketua DPD IWO Indonesia Kabupaten Tangerang Sopiyan Ucapkan Selamat Hari Jadi ke-394, Usung Semangat Terus Bergerak Semakin Berdampak
Pemerintah Bahas Kelembagaan BRAN, Perjelas Peran dan Pembagian Kewenangan dalam Reforma Agraria
Patroli Jalan Kaki Kapolsek Kemayoran, Bukti Nyata Polisi Bersama Masyarakat Menjaga Kamtibmas
Tergerak untuk Menolong, Kapolsek Kemayoran Bantu Pengendara Korban Kecelakaan Tunggal
Pengurus DPP GMPD Resmi Dilantik, Dr. Drs. Amran, MT Semangati Pengurus dan Tekankan Beberapa Poin Penting
Kapolda Metro Jaya Tampung Aspirasi Insan Pers dan Influencer, Siapkan Saluran Pengaduan WhatsApp
Surat Cinta Untuk Sadar 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:51 WIB

Wujud Nyata “Polisi Bersama Masyarakat”, Polres Sergai Lakukan Bedah Rumah Seorang Bilal Mayat di Perbaungan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:16 WIB

Razia Narkoba di Pekanbaru, Dua Pria Diamankan Positif Metamfetamin

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:02 WIB

Bapas Kelas I Medan Gelar Sidang TPP Bahas 96 Usulan Litmas Integrasi dan Peradilan Anak

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:30 WIB

​Antusiasme Tak Surut, Dapur Umum DPC GRIB Jaya Medan Terus Dibanjiri Warga Penerima Manfaat

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Hari Ini di TVRI Sumut: Dr. Andi & Dr. Tarmidi Kupas Tuntas Cara Melindungi Anak dari Kekerasan

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Tantangan Jurnalisme Online di Era Digital : Regulasi, Keberanian Bersuara, dan Integritas Pers

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Gedung Sekolah Direvitalisasi, SDN 05 Pekayon dan SMPN 91 Jakarta Kini Lebih Nyaman untuk Belajar

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Mengalirkan Keberkahan di Masjid Jamik Kebun Bunga: Kebaikan Abel, Reza, dan Fadhil Hidupkan Tradisi Buka Puasa Sunnah

Berita Terbaru