Aceh Tenggara — Sebagai wujud respons cepat terhadap penanggulangan bencana di tingkat daerah, Sekretaris Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Fraksi Partai Aceh, Yahdi Hasan, melakukan peninjauan langsung ke lokasi kebakaran di Desa Batu Bulan 1, Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara, Jumat (10/7).

Kehadiran legislator dari partai lokal terbesar di Aceh ini turut didampingi oleh istri serta jajaran fungsionaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Aceh Kabupaten Aceh Tenggara. Kunjungan kerja ini bertujuan untuk memastikan penanganan pascabencana berjalan optimal sekaligus menyalurkan bantuan masa panik secara langsung di posko darurat yang didirikan di lokasi terdampak.
Penyaluran Bantuan Terukur untuk Korban Terdampak
Musibah kebakaran yang melanda kawasan padat penduduk tersebut terjadi pada Selasa (7/7) lalu. Sebagai bentuk kepedulian konkrit, Yahdi Hasan menyerahkan bantuan logistik berupa paket sembako yang dialokasikan secara spesifik berdasarkan tingkat kerusakan yang dialami warga.

Bantuan yang disalurkan terdiri dari 7 paket logistik utama untuk korban dengan kategori rumah rusak berat, serta 6 paket bantuan untuk warga yang masuk dalam kategori terdampak kebakaran tersebut.
Advokasi Kebijakan, Kolaborasi Bersama Baitul Mal Aceh
Tidak sekadar memberikan bantuan moril dan logistik jangka pendek, Yahdi Hasan dalam dialognya bersama para korban menegaskan komitmennya untuk mengawal proses rehabilitasi pemukiman warga secara struktural. Di hadapan masyarakat setempat, ia menginstruksikan penghimpunan data valid para korban, khususnya bagi pemilik rumah dengan tingkat kerusakan berat.
“Data ini akan segera kami formulasikan dan ajukan secara resmi ke Baitul Mal Aceh. Kita akan mengupayakan alokasi bantuan rekonstruksi hunian agar masyarakat yang kehilangan tempat tinggal dapat segera mendapatkan kepastian penanganan,” ujar Yahdi Hasan di lokasi bekas reruntuhan.
Langkah taktis ini diambil mengingat Baitul Mal Aceh memiliki program strategis dalam urusan pemberdayaan dan bantuan pembangunan rumah bagi kaum dhuafa serta korban bencana (khususnya asnaf yang memenuhi kriteria).
Penguatan Mentalitas dan Edukasi Spiritual
Di tengah suasana duka, politisi Partai Aceh ini juga memberikan petuah dan penguatan psikologis (trauma healing) kepada warga. Ia mengingatkan pentingnya menjaga keteguhan iman dan mengedepankan rasionalitas spiritual dalam menghadapi ujian. Menurutnya, setiap musibah merupakan ketetapan dari Allah SWT yang esensinya menyimpan hikmah mendalam bagi pembenahan kolektif masyarakat di masa depan.
Aspirasi Publik, Desakan Pengadaan Rumah Layak Huni
Di sela-sela prosesi penyerahan bantuan, masyarakat terdampak menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran institusi legislatif di tengah-tengah mereka. Kendati demikian, warga menaruh harapan besar pada keberlanjutan intervensi pemerintah.
Melalui Yahdi Hasan, warga mendesak adanya koordinasi lintas sektoral yang solid antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tenggara dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh untuk merealisasikan pembangunan Rumah Layak Huni (RLH). Bagi warga, intervensi anggaran dari pemprov maupun kabupaten menjadi satu-satunya solusi jangka panjang guna mengembalikan stabilitas sosial-ekonomi mereka yang lumpuh akibat bencana ini.
Syafri Selian





































