Tiga Pejalan Kaki Tertabrak Minibus di Jalur Cilegon–Merak, Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Progres Penyelidikan

REDAKSI NASIONAL DETIK

- Redaksi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:01 WIB

5013 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CILEGON – NasionalDetik.Com – Peristiwa kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan tiga pejalan kaki mengalami luka berat terjadi di ruas Jalan Cilegon–Merak pada Minggu (28/6/2026) sekitar pukul 16.18 WIB. Hingga kini, keluarga korban masih menanti kepastian hukum dan meminta aparat kepolisian mengusut tuntas penyebab kecelakaan tersebut secara profesional, transparan, dan berkeadilan.

Berdasarkan kronologis yang diterima, kecelakaan diduga melibatkan sebuah mobil minibus Toyota Agya bernomor polisi A 1839 RX yang melaju dari arah Cilegon menuju Merak. Kendaraan tersebut diduga keluar dari jalur semestinya dan memasuki sisi kanan jalan hingga menabrak tiga orang pejalan kaki yang sedang berjalan di tepi jalan.

Akibat benturan tersebut, ketiga korban yang masing-masing berinisial A.I., D.F., dan S. mengalami luka berat. Salah satu korban mengalami cedera serius pada kaki dan beberapa bagian tubuh, korban lainnya mengalami luka di bagian kepala disertai pendarahan hebat, sedangkan satu korban lagi mengalami cedera berat di bagian belakang kepala setelah terpental ke dalam selokan hingga sempat tidak sadarkan diri.

Seluruh korban kemudian dirujuk ke RS Krakatau Medika (RSKM) Cilegon untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Pihak keluarga menyebut proses perawatan masih berlangsung dengan kebutuhan biaya pengobatan yang terus bertambah.

Dalam laporan yang dibuat, pihak keluarga juga telah menyerahkan identitas pengemudi kepada aparat kepolisian sebagai bagian dari proses hukum. Keluarga berharap penyelidikan dilakukan secara objektif berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, keterangan saksi, serta alat bukti yang sah.

Kuasa hukum korban, Aminudin, S.H., mengaku hingga saat ini masih mempertanyakan perkembangan penyelidikan yang ditangani oleh Unit Lalu Lintas di wilayah Grogol, Kota Cilegon. Menurutnya, penjelasan yang diterima pihak korban hingga kini belum memberikan kepastian maupun tanggapan yang dinilai memuaskan.

«”Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Namun keluarga korban juga memiliki hak untuk memperoleh informasi yang jelas mengenai perkembangan penyelidikan. Sampai saat ini kami masih mempertanyakan sejauh mana penanganan perkara ini karena belum ada penjelasan yang memberikan kepastian bagi korban maupun keluarganya,” ujar Aminudin, S.H.»

Ia berharap aparat penegak hukum dapat segera memberikan perkembangan penanganan perkara secara terbuka dan profesional sehingga proses hukum berjalan transparan serta mampu memberikan rasa keadilan bagi para korban.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan demi mencegah terulangnya kecelakaan yang merenggut korban jiwa maupun menimbulkan penderitaan bagi masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai hasil penyelidikan maupun penetapan pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari pihak kepolisian maupun pihak-pihak terkait sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.Naskah ini lebih aman secara hukum karena menggunakan inisial korban, menyatakan dugaan sebagai klaim berdasarkan kronologis dan kuasa hukum, serta memberi ruang bagi tanggapan pihak kepolisian.

(Suprani IWO-I)

Berita Terkait

Akses Jalan yang Dinanti Warga Sibongkaras Mulai Terbuka, Ini Progres TMMD ke-130
Pantang Berhenti Sebelum Tuntas, Satgas TMMD ke-130 Genjot Pembukaan Jalan Sibongkaras
Di Balik Deru Alat Berat, Satgas TMMD ke-130 Berjuang Membuka Akses Sibongkaras
Rumah Paian Berutu Dipermak Satgas TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi, Progres Pembangunan Capai 70 Persen
Rumah Nenek Rukun Berutu Kini Berubah, Satgas TMMD ke-130 Wujudkan Harapan Hunian Layak
Dari Kayu Lapuk Menjadi Tembok Bata, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi Bangun Harapan Baru Ibu Temsi Berutu
Rumah Nenek Rukun Berutu Kini Berubah, Satgas TMMD ke-130 Wujudkan Harapan Hunian Layak
Dari Apel Pagi Menuju Sibongkaras, Satgas TMMD ke-130 Mantapkan Kesiapan Membangun Desa

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Akses Jalan yang Dinanti Warga Sibongkaras Mulai Terbuka, Ini Progres TMMD ke-130

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Pantang Berhenti Sebelum Tuntas, Satgas TMMD ke-130 Genjot Pembukaan Jalan Sibongkaras

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Di Balik Deru Alat Berat, Satgas TMMD ke-130 Berjuang Membuka Akses Sibongkaras

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Rumah Paian Berutu Dipermak Satgas TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi, Progres Pembangunan Capai 70 Persen

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Rumah Nenek Rukun Berutu Kini Berubah, Satgas TMMD ke-130 Wujudkan Harapan Hunian Layak

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:39 WIB

Rumah Nenek Rukun Berutu Kini Berubah, Satgas TMMD ke-130 Wujudkan Harapan Hunian Layak

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Dari Apel Pagi Menuju Sibongkaras, Satgas TMMD ke-130 Mantapkan Kesiapan Membangun Desa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:23 WIB

Rumahnya Mulai Dibongkar, Ibu Temsi Berutu Bersyukur atas Kepedulian Satgas TMMD Ke-130

Berita Terbaru