Kemarau Panjang, Babinsa dan Petani Cek Saluran Air Sawah di Pasuruan

REDAKSI NASIONAL DETIK

- Redaksi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 06:41 WIB

5013 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasionaldetik.com – Lampung Selatan – Kemarau panjang mulai berdampak terhadap aktivitas pertanian warga di Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan. Keterbatasan air membuat petani kesulitan menentukan waktu tanam dan panen secara serentak.

Kondisi tersebut mendorong Babinsa Koramil 421-03/Penengahan, Sertu Sudarwanto, bersama petani melakukan pengecekan ketersediaan air di areal persawahan Desa Pasuruan, Kamis (1/10/2026).

Pengecekan dilakukan untuk melihat kondisi sumber air sekaligus memastikan saluran yang menuju lahan persawahan tetap berfungsi dengan baik.

Sertu Sudarwanto mengatakan, sebagian besar persawahan masyarakat di wilayah tersebut merupakan sawah tadah hujan. Karena itu, aktivitas pertanian sangat bergantung pada ketersediaan air dan kondisi cuaca.

“Musim kemarau tahun ini cukup berpengaruh dan berdampak bagi petani. Musim tanam dan musim panen tidak bisa dilaksanakan secara serentak karena ketersediaan air untuk distribusi ke sawah masih terbatas,” ujar Sertu Sudarwanto.

Sementara itu, Gofar, warga Desa Pasuruan, mengatakan petani masih kesulitan untuk kembali melakukan pengolahan lahan dan penanaman apabila musim hujan belum tiba.

“Untuk musim tanam mendatang bagi kami para petani masih sulit dilakukan sampai tiba musim hujan. Setelah air tersedia, kami baru bisa melakukan olah lahan dan tanam,” kata Gofar.

Di tengah kondisi tersebut, Babinsa bersama masyarakat tidak hanya mengecek ketersediaan air, tetapi juga membersihkan saluran-saluran air dan sungai di sekitar persawahan.

Pembersihan dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi musim penghujan. Saluran air yang bersih diharapkan dapat memperlancar aliran air menuju area persawahan ketika hujan mulai turun.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendampingan Babinsa kepada masyarakat, khususnya petani, sekaligus upaya bersama menjaga saluran irigasi agar dapat dimanfaatkan secara optimal saat memasuki musim penghujan.

Berita Terkait

Musrenbangdes Bakauheni: Prestasi HELAU Jadi Motivasi Tingkatkan Pembangunan
Letkol CPM Hanri Wira Kusuma Sapa Masyarakat: Tebarkan Pesan Inspiratif tentang Arti Kebahagiaan dan Rasa Syukur
PTSL TENAJAR DISOROT, RP500 RIBU PER BIDANG?
KSKP Bakauheni Terima Korban Lompat ke Laut, Dedi Rustana Ditemukan Selamat
Bhayangkari Peduli Sesama, Hadirkan Dukungan bagi Warga Terdampak Kebakaran
Satukan Misi Membangun Desa, Pemdes Bakauheni Rangkul BUMDes, Ormas dan Tokoh Adat
TNI Perkuat Peran di Wilayah, Kawal Program Pemerintah hingga ke Masyarakat
ASDP Perketat Akses Pelabuhan Bakauheni, Identifikasi Orang dan Kendaraan Diperkuat

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:19 WIB

Prapid Dikabulkan, Penetapan Tersangka Dhody Thahir Dinyatakan Tidak Sah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:16 WIB

Razia Narkoba di Pekanbaru, Dua Pria Diamankan Positif Metamfetamin

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:02 WIB

Bapas Kelas I Medan Gelar Sidang TPP Bahas 96 Usulan Litmas Integrasi dan Peradilan Anak

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:30 WIB

​Antusiasme Tak Surut, Dapur Umum DPC GRIB Jaya Medan Terus Dibanjiri Warga Penerima Manfaat

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Hari Ini di TVRI Sumut: Dr. Andi & Dr. Tarmidi Kupas Tuntas Cara Melindungi Anak dari Kekerasan

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Tantangan Jurnalisme Online di Era Digital : Regulasi, Keberanian Bersuara, dan Integritas Pers

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Gedung Sekolah Direvitalisasi, SDN 05 Pekayon dan SMPN 91 Jakarta Kini Lebih Nyaman untuk Belajar

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Mengalirkan Keberkahan di Masjid Jamik Kebun Bunga: Kebaikan Abel, Reza, dan Fadhil Hidupkan Tradisi Buka Puasa Sunnah

Berita Terbaru