JAKARTA –
Isu dugaan adanya praktik setoran dalam pekerjaan preservasi jalan di wilayah Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Banten kembali menjadi perhatian publik.
Gerakan Aksi Moral Mahasiswa (GAMMA) menyampaikan aspirasi tersebut melalui audiensi dengan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum.
Dalam pertemuan tersebut, GAMMA menyampaikan adanya informasi mengenai dugaan kontribusi atau fee proyek yang disebut berkisar antara 5 hingga 7 persen dari nilai pekerjaan pada sejumlah paket preservasi jalan.
Sekretaris Umum GAMMA, Ade Pahrul, menjelaskan bahwa informasi tersebut diperoleh dari keterangan pihak yang mengaku mengetahui pelaksanaan proyek di lapangan.
Ia menegaskan bahwa hal tersebut masih berupa dugaan yang perlu diverifikasi lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Menurutnya, informasi serupa juga pernah muncul pada tahun sebelumnya dan kembali menguat setelah adanya kesesuaian data serta keterangan dari beberapa sumber berbeda.
Menanggapi hal itu, Ditjen Bina Marga meminta GAMMA menyampaikan laporan tertulis disertai data pendukung.
GAMMA menyatakan siap menyerahkan dokumen lengkap serta mengawal proses tersebut melalui aksi penyampaian aspirasi secara terbuka.(ENGGAR)





































