KH Imam Jazuli Jalan Tengah untuk Kepemimpinan PBNU Abad Kedua Menyongsong Era Baru Kemandirian dan Kejayaan NU

REDAKSI NASIONAL DETIK

- Redaksi

Senin, 10 Agustus 2026 - 08:54 WIB

5023 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 10 Agustus 2026||NasionalDetik.Com
Koordinator Sindikat Intelijen Nahdlatul Ulama, Abdur Rozaq, menilai bahwa memasuki abad kedua Nahdlatul Ulama, PBNU membutuhkan figur pemersatu yang mampu merangkul seluruh elemen Nahdliyin, menjaga marwah organisasi, sekaligus membawa NU menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan jati dirinya sebagai jam’iyah diniyah wa ijtima’iyah.

Menurut Abdur Rozaq, sosok KH Imam Jazuli layak dipertimbangkan sebagai salah satu figur jalan tengah dalam kepemimpinan PBNU ke depan. Ia menilai Kiai Imam memiliki rekam jejak keilmuan, kepesantrenan, kemandirian ekonomi dan kemampuan membangun komunikasi lintas kelompok sehingga berpotensi menjadi titik temu berbagai aspirasi warga Nahdliyin menjelang Muktamar NU.

“NU memasuki abad kedua membutuhkan kepemimpinan yang mampu menyatukan dan mempersatukan, bukan mempertajam perbedaan. Yang dibutuhkan adalah jalan tengah, kepemimpinan yang mengedepankan musyawarah, ukhuwah, dan kemashlahatan organisasi. Dalam pandangan kami, KH Imam Jazuli merupakan salah satu figur yang memiliki kapasitas tersebut,” ujar Abdur Rozaq.

Ia menilai berbagai dinamika menjelang Muktamar merupakan bagian dari tradisi demokrasi yang sehat di lingkungan NU. Namun demikian, seluruh proses tersebut harus tetap berlandaskan akhlakul karimah, adab kepada para masyayikh, serta komitmen menjaga persatuan jam’iyah.

Abdur Rozaq juga mencermati munculnya berbagai aspirasi dari kalangan pesantren dan warga Nahdliyin yang menginginkan hadirnya kepemimpinan PBNU yang mampu mengonsolidasikan seluruh potensi organisasi. Menurutnya, munculnya nama KH Imam Jazuli dalam berbagai diskursus menunjukkan adanya harapan agar PBNU dipimpin oleh figur yang mampu menjadi perekat seluruh elemen NU, bahkan dalam polling yang dilakukan beberapa lembaga survey, KH Imam Jazuli mendapatkan posisi teratas.

Selain itu, langkah komunikasi dan penyatuan visi yang dilakukan KH Imam Jazuli dengan sejumlah tokoh NU baik struktural maupun kultural dan kyai kyai pengasuh pondok pesantren selama ini dan menjelang Muktamar ke 35 dinilai sebagai ikhtiar membangun suasana yang teduh dan kondusif. Bagi Abdur Rozaq, semangat silaturahmi dan konsolidasi jauh lebih penting dibandingkan membangun polarisasi di tengah warga Nahdliyin.

“Kepemimpinan NU ke depan harus mampu menjawab tantangan digitalisasi, penguatan pendidikan pesantren, pemberdayaan ekonomi umat, kaderisasi ulama, hingga penguatan peran NU dalam menjaga persatuan bangsa. Karena itu, PBNU membutuhkan pemimpin yang tidak hanya memiliki kapasitas intelektual, tetapi juga mampu membangun kepercayaan seluruh keluarga besar Nahdlatul Ulama,” katanya.

Ia menambahkan, keberhasilan kepemimpinan PBNU tidak semata ditentukan oleh siapa yang terpilih, tetapi juga oleh kemampuan seluruh elemen NU menjaga ukhuwah nahdliyah dan menghormati mekanisme organisasi sebagaimana diatur dalam Qonun Asasi dan AD/ART NU.

“Muktamar bukan sekadar memilih pemimpin, tetapi momentum memperkuat khidmah kepada umat, menjaga warisan para muassis, serta menyiapkan arah perjalanan Nahdlatul Ulama menuju era baru keemasan pada abad keduanya. Siapa pun yang nantinya dipercaya memimpin PBNU harus mendapatkan dukungan seluruh warga Nahdliyin demi kemajuan organisasi dan kemashlahatan bangsa,” tutup Abdur Rozaq.

(Red)

Berita Terkait

Dandim 0210/TU Letkol Arm Kiky Hardian, S.Sos.: “Hidup Didunia Yang Diciptakan Allah Subhanahu Wa Ta’ala Ini Tidak Ada Yang Kekal Dan Abadi.”
Kodim 0212/TS, Pembangunan Jembatan Gantung di Tapanuli Selatan Capai Progres 39,40 Persen
*Panglima TNI Hadiri Acara Pisah Sambut Kapolri*
PERKARA PIDANA YANG DIGUGAT PERDATA DI PENGADILAN NEGERI BEKASI
Temuan Ombudsman Dipertanyakan, DPP LPPI Jangan Mangada-ngada
DUNIA HUKUM TANGERANG BERDUKA, DPD IWOI KAB TANGERANG SAMPAIKAN BELASUNGKAWA ATAS WAFATNYA H. DEDEN SYUQRON, S.H., M.H.
Bikin Salfok! Aksi Ketua Persit Majalengka Ny. Woro Rendra di Bazar TNI Jadi Sorotan, Sosoknya Bikin Warganet Kagum
Tiga DPD OPSHID FKYME Gotong Royong Bangun Rumah Syukur, Sebagai Aksi Nyata Fakta Bicara

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:51 WIB

Wujud Nyata “Polisi Bersama Masyarakat”, Polres Sergai Lakukan Bedah Rumah Seorang Bilal Mayat di Perbaungan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:16 WIB

Razia Narkoba di Pekanbaru, Dua Pria Diamankan Positif Metamfetamin

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:02 WIB

Bapas Kelas I Medan Gelar Sidang TPP Bahas 96 Usulan Litmas Integrasi dan Peradilan Anak

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:30 WIB

​Antusiasme Tak Surut, Dapur Umum DPC GRIB Jaya Medan Terus Dibanjiri Warga Penerima Manfaat

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Hari Ini di TVRI Sumut: Dr. Andi & Dr. Tarmidi Kupas Tuntas Cara Melindungi Anak dari Kekerasan

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Tantangan Jurnalisme Online di Era Digital : Regulasi, Keberanian Bersuara, dan Integritas Pers

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Gedung Sekolah Direvitalisasi, SDN 05 Pekayon dan SMPN 91 Jakarta Kini Lebih Nyaman untuk Belajar

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Mengalirkan Keberkahan di Masjid Jamik Kebun Bunga: Kebaikan Abel, Reza, dan Fadhil Hidupkan Tradisi Buka Puasa Sunnah

Berita Terbaru